.:[Double Click To][Close]:.
Showing posts with label hantu. Show all posts
Showing posts with label hantu. Show all posts

Sunday, June 19, 2011

Hantu Wanita Tua Yang Memastikan Rumahnya Jadi Dibeli

Inilah yang dikatakan Anne Diamond, seorang penyiar radio dan pembawa acara televisi kondang Inggris, di DailyMail:

Pertama-tama, aku harus mengatakan aku tidak percaya hantu. Aku terlalu bernalar untuk ditakut-takuti dengan sesuatu yang misterius.

Tapi ketika tukang pos mengatakan padanya, "Mereka menemukan (mayat) wanita itu di lantai ruang keluarga; dia sudah tewas selama dua minggu," kata-kata tukang pos itu langsung membuatnya merinding.

Setelah bercerai pada tahun 1999, Anne mulai mencari-cari rumah baru untuk ditinggali bersama keempat puteranya, seorang pengasuh, sekalian mengunjungi beberapa kerabat.

Ia langsung jatuh hati pada sebuah rumah indah bergaya Victoria dekat Warwick Castle.

Agen perumahan mengatakan dia belum menyiapkan detail mengenai rumah itu, tapi mempersilahkan Anne untuk langsung melihat sendiri.

Rumah itu terlindungi oleh pohon-pohon cemara tinggi dan sebuah gerbang ganda yang besar dan dalam keadaan terbuka saat ia membawa masuk mobilnya melewati jalan setapak berkerikil.

Mereka disambut oleh seorang wanita tua yang ramah. Ia langsung bercerita tentang rumah itu. Dia membawa anak-anaknya ke rumah itu bertahun-tahun yang lalu tapi sekarang anak-anaknya sudah tinggal di luar negeri dan mendesaknya untuk menjual rumah itu untuk pindah ke sebuah flat pensiunan.

Dia mengaku sedih jika harus meninggalkan rumah itu tapi senang jika rumah itu akan diisi oleh suara-suara anak-anak lagi.

"Wah kebetulan saya punya keluarga besar dan kami suka berpesta!" kata Anne. Wanita tua itu pun sangat senang mendengarnya.

Setelah itu Anne langsung menelpon agennya dan mengutarakan kesukaannya pada rumah itu. Harga sudah disetujui, dan Anne sudah membayangkan rencana-rencana yang akan dilakukannya untuk rumah barunya.

Karena itulah ia sangat kecewa ketika sekitar seminggu kemudian, agennya menelepon dan mengatakan rumah itu tidak jadi dijual, karena wanita tua itu tiba-tiba memutuskan untuk tidak menjualnya.

Ia menitipkan permintaan maaf kepada Anne melalui sang agen.

Meski kecewa, Anne mulai berburu rumah baru lagi. Tapi ia tetap tidak dapat melupakan rumah itu.

Lalu secara mengejutkan, sekitar 6 bulan kemudian sang agen perumahan meneleponnya lagi dan mengatakan rumah itu kembali dijual. Sekarang rumah itu sudah benar-benar kosong dan bisa langsung ditempati hanya dengan menambahkan beberapa ratus pound.

Anne mengajak ibunya yang juga jeli dalam urusan properti untuk melihat-lihat rumah tersebut. Kali ini gerbangnya tertup, sehingga Anne harus membukanya sendiri dengan kumpulan kunci yang sudah diambilnya dari agen.

Namun ketika ia dan ibunya berdiri di undakan depan pintu dan Anne masih berusaha menemukan kunci untuk pintu depan, pintunya terbuka dan wanita tua berambut putih itu muncul dengan tersenyum menyambut mereka, seperti saat sebelumnya. Dia meminta maaf karena rumahnya tampak kosong dan 'kurang ramah'.

Dia berkata, "Kau tahu susunan rumah ini, jadi aku akan tinggalkan kalian untuk melihat-lihat sendiri..." Kemudian dia pergi ke dapur, menyeret tubuhnya yang kurus dan pucat.

Anne ingat cahaya menjadi redup, karena itu ia dan ibunya langsung memutuskan melihat lantai atas terlebih dahulu. Kamar-kamarnya tampak besar, tanpa furnitur dan rumah itu membuat suara gema yang menakutkan.

Anne mencoba mencari saklar untuk menyalakan lampu, dan menyadari bahwa listriknya ternyata sudah diputus.

Mereka turun ke bawah dan ibu Anne memanggil wanita tua itu untuk menanyakan apakah dia punya lentera. Tapi mereka tidak bisa menemukan wanita tua itu dimanapun.

Anne pun memutuskan untuk mempercepat urusannya dan segera pergi. Ia kemudian melihat bahwa meskipun jendelanya tidak bertirai, tapi hanya ada sedikit sekali cahaya yang masuk. Suasana privasi yang tadinya sangat disukai Anne berubah menjadi suasana kelabu.

Ibunya duduk dan menghela nafas, "Sekarang kita tidak bisa melihat apapun, tapi aku akui rumah ini memang indah. Besar, kokoh, sangat layak, banyak kamar: kau bisa melakukan banyak hal di rumah ini."

Selagi bicara, mereka kemudian sadar, bahwa Ibu Anne tengah duduk diatas sebuah benda yang tampak seperti peti mati, padahal mereka tahu seharusnya rumah itu benar-benar kosong. Ibu Anne langsung bangkit berdiri.

"Aku tidak suka ini," bisiknya. "Ini bentuknya seperti peti mati."

Baik Anne dan ibunya bukanlah orang yang percaya takhayul, tapi mereka berdua langsung lari menuju pintu depan. Dan mereka pun merasa aman lagi begitu sampai di mobil dan melaju pergi.

Pagi berikutnya, Anne menghubungi agen perumahannya untuk mengembalikan kunci dan menjelaskan mengapa ia pergi tanpa mengunci pintu pagar.

Namun sang agen justru bingung. Ia mengatakan bahwa tidak ada lagi orang punya kunci rumah itu selain dirinya. Ia juga menjelaskan bahwa wanita tua pemilik rumah itu sudah meninggal secara mendadak, dan anak-anaknya sudah membersihkan tempat itu untuk menjualnya kembali. Itu terjadi sudah berminggu-minggu yang lalu dan wanita tua itu sudah dimakamkan.

Anne kemudian bertanya mengenai kotak besar yang ia dan ibunya lihat seperti peti mati di tengah-tengah ruang keluarga. Agen itu pun kembali menjelaskan, "Tempat itu sudah benar-benar kosong, saya yakinkan Anda."

Untuk meyakinkan Anne, agen itu menawarinya untuk menengok rumah itu bersama-sama. Maka mereka kembali mengunjungi rumah tersebut.

Dan ternyata memang tidak ada apapun di ruang keluarga di rumah itu.

"Apakah Anda masih ingin membelinya?" tanya sang agen.

"Tidak mungkin, tidak sekarang," jawab Anne.

Saat Anne kembali ke mobilnya, seorang tukang pos berjalan lewat dan bertanya, "Apa Anda akan membeli rumah itu?"

"Tidak, aku tidak berpikir itu hal yang benar bagiku," Anne berkeluh.

Tukang pos itu melanjutkan, "Rumah itu sudah dihuni keluarga yang sama selama bertahun-tahun. Sangat menyedihkan bagaimana wanita tua itu meninggal. Dia di rumah itu selama dua minggu sebelum siapapun menemukannya. Akhirnya mereka harus mendobrak masuk dan disanalah dia, terbaring tak bernyawa di lantai ruang keluarga."

Sebagian diri Anne merasa yakin tindakannya benar untuk menjauhi rumah itu. Namun sebagian dirinya lagi tak habis pikir mengenai peristiwa ini. "Apakah wanita tua itu kembali dari kematian untuk memastikan aku membeli rumahnya? Dia sangat senang saat mengetahui rumah kesayangannya akan berpindah tangan ke keluarga besar juga, yang akan mengisi rumah itu dengan kebahagiaan dan tawa."

Wanita tua itu kembali, meskipun sebagai hantu, untuk mengantar Anne melihat-lihat rumahnya untuk yang terakhir kalinya. Namun misteri peti mati yang seolah menunjukkan posisi kematian wanita tua itu masih membuatnya bertanya-tanya.

Sunday, August 29, 2010

Seorang Pemburu Kereta Hantu Tewas Dilindas Kereta Sungguhan

Christopher Kaiser, 29, dan selusin temannya yang lain dalam kelompok pemburu hantu menunggu 'kereta hantu' legendaris di kawasan itu, di North Carolina. Tapi malang tak dapat dinyana, dia malah dilindas kereta sungguhan dan membuatnya terpelanting dan jatuh dari ketinggian sekitar 9 meter dari jembatan rel dan cidera. Dia sempat dibawa ke Carolinas Medical Center di Charlotte, tapi nyawanya tak dapat tertolong lagi. Semua temannya juga tewas kecuali dua yang selamat. Kejadiaan nahas ini terjadi pada pukul 2.45 dini hari Jum'at kemarin.

Kereta itu sedang melaju dengan kecepatan 35 sampai 40 mph dan sempat berusaha mengerem.

Kaiser dan teman-temannya berharap bisa menyaksikan 'kereta hantu' yang mengalami kecelakaan pada 27 agustus 1891. Sebuah kereta penumpang terjungkal dari jalurnya diatas jembatan rel tinggi dekat Statesville, North Carolina, mengakibatkan tujuh gerbong jatuh dan sekitar 30 orang tewas.

Kecelakaan kereta tahun 1891 yang mengawali
legenda kereta hantu Bostian's Bridge
Pada peringatan tahunan dari kecelakaan itu dikatakan terdengar suara roda kereta yang berdecit, suara penumpang yang menjerit dan suara tabrakan mengerikan itu setiap jam 3 pagi. Disebutkan juga ada yang pernah melihat pria berseragam dengan jam emas seperti jaman dulu.

Bostian's Bridge, Statesville, NC
Pada peringatannya yang ke-50 insiden yang disebut 'Bostian's Birdge' itu, seorang wanita mengaku melihat peristiwa kecelakaan itu lagi. Pada tahun 1991, para pedagang menjual kaos dan barang-barang kenangan lainnya, dan ada sekitar 150 orang menunggu penampakan kereta itu.

Ada beberapa laporan seperti rel yang terhentak tanpa alasan.

Kegiatan tahunan itu pun menjadi semacam tradisi.

Ibu Kaiser mengatakan keluarga terlalu shock untuk membicarakan insiden itu.

Banyak pemburu hantu yang kabur karena ketahuan memasuki properti jalur rel. Tapi Jum'at dini hari itu tak ada petugas yang berpatroli.

Wednesday, August 25, 2010

Cerita Hantu Arwah Gentayangan Mengungkap Sebuah Kuburan Massal

Malvern, Pensylvania - "Ini adalah kuburan massal," Bill Watson berkata saat dia memimpin jalan melewati hutan tebal Pennsylvania sekitar 300 mil dari Philadelphia.


"Duffy's Cut," sebagaimana sekarang disebut, adalah jalan setapak pendek dan buntu di Malvern. Saudara kembar Bill dan Frank Watson percaya 57 imigran Irlandia mati mengenaskan disana setelah serangan wabah kolera pada tahun 1832.


Mereka mencurigai adanya kecurangan.

"Ini adalah misteri pembunuhan dari 178 tahun lalu, dan akhirnya menemui titik cerah," Frank Watson berkata.

Watson bersaudara sudah mendengar cerita hantu Duffy's Cut sejak kecil
dari kakek mereka
Abang-beradik itu pertama kali mendengar tentang Duffy's Cut dari kakek mereka, seorang pekerja rel, yang mengatakan kisah hantu pada keluarganya setiap Thanksgiving. Menurut legenda lokal, tersimpan dalam berkas milik Pennsylvania Railroad, seorang pria berjalan pulang dari kedai minum melaporkan melihat hantu-hantu biru dan hijau menari dalam kabut pada malam yang hangat di bulan September 1909.

"Aku melihat dengan mata kepalaku sendiri, hantu-hantu orang Irlandia yang mati karena kolera sebulan yang lalu, menari-nari di sekitar parit besar dimana mereka dikubur; itu sungguhan, tuan, itu sangat menakutkan," kata kutipan dokumen dari pria tak bernama itu. "Entah kenapa mereka terlihat hijau dan biru api dan mereka melompat dan menari-nari diatas kuburan mereka... Aku pernah mendengar orang-orang Irlandia itu menghantui tempat itu karena mereka dikubur tanpa ritual keagamaan yang layak."

Ketika Frank mendapatkan berkas-bekas dari tempat kerja kakeknya dulu, abang-beradik itu pun mulai percaya cerita-cerita hantu itu nyata. Mereka mencurigai bahwa berkas-berkas itu mengandung petunjuk atas lokasi dari kuburan massal itu.

"Salah satu bagian korespondensi dalam berkas ini memberitahukan lokasinya," kata Frank. Dia menambahkan bahwa dokumen itu mengesankan bahwa dimana orang-orang yang dikubur itu adalah jembatan rel yang asli.

Di tahun 2002, mereka mulai menggali dan mencari. mereka menemukan garpu dan sisa-sisa gubuk dan, di tahun 2005, apa yang disebut Bill Watson dengan "Cawan Suci" -- sebuah pipa dengan bendera Irlandia diatasnya.

Mereka tahu mereka sudah dekat, tapi Bill berkata mereka butuh tenaga sains untuk menuju langkah selanjutnya.

Bantuan itu pun datang dari Tim Bechtel, seorang ahli geofisika, yang memahami tentang proyek itu dari sebuah kampus di Universitas Pennsylvania yang telah mendengar tentang apa yang tengah dilakukan Watson bersaudara. Mereka tahun Bechtel mampu menghadirkan tautan yang hilang dalam usaha penggalian itu.

Tugas Bechtel termasuk pemindaian tanah, yang dapat membantu mendeteksi apa yang ada dibawah tanah tanpa harus menggali atau mengebor.

Dengan menembakkan gelombang elektronik melalui sebuah landaian, Bechtel mengatakan dia mengetahui disana ada area yang aneh atau tempat dimana gelombang elektronik tidak bisa tembus. "Kami melihat area-area di lereng ini anti elektrisitas," Bechtel berkata.

Ini merupakan indikator bahwa sesuatu mungkin ada dibawah permukaan. Setelah penggalian lebih lanjut, Bechtel dan Watson bersaudara mendeteksi adanya celah.

Bechtel membantu menunjukkan dengan tepat kunci dari area mana yang harus digali dan pada 20 Maret 2009, Bill Watson mengatakan bahwa tim itu membuat sebuah penemuan yang mengejutkan.

"Salah satu mahasiswaku datang berlari sekitar jam 2 siang dengan sesuatu yang jelas-jelas tulang manusia," Bechtel berkata.

Ini hanya permulaan dari banyaknya teka-teki untuk dimunculkan di Duffy's Cut. Potongan-potongan itu membawa mereka pada kecuirgaan bahwa sesuatu yang selain kolera bertanggungjawab atas kematian-kematian itu.

"Sebuah fragmen yang amat sangat kecil seperti itu bisa sangat mengandung informasi," kata Janet Monge, antropolog dari Universitas Pennsylvania memegang tulang rahang dan gigi yang ditemukan di situs Duffy's Cut. Dia percaya gigi itu bisa suatu hari dihubungkan lewat DNA kepada keturunan yang masih hidup dari pria-pria yang diangkat dari lokasi penggalian.

Dua minggu lalu, sepotong bukti muncul. Sebuah perforasi yang bisa jadi bekas peluru. "Malah, kami bisa melihat beberapa tepian retak yang terlihat sangat mirip seperti lubang peluru," observasi Monge.

"Jika mereka menderita kolera, itu tidak membunuh mereka. Aku akan bilang sesuatu yang lain yang telah membunuh mereka, tapi mereka mungkin memang terserang kolera juga."


"Ini bisa saja terjadi pada kita," Bill Watson berkata. "Pria-pria ini datang kesini tanpa membawa apa-apa, mencari impian Amerika seperti yang dilakukan banyak orang lain. Mereka pikir mereka akan berhasil dan dalam enam minggu kedatangannya mereka secara harafiah terkubur disini."

Tim percaya masih ada 50 lagi yang masih berada dibawah permukaan. Watson bersaudara mengatakan target mereka adalah memelihara kenangan akan para pekerja Irlandia dan memasukkan ceritanya di buku-buku teks, agar bisa diingat bertahun-tahun di masa depan.

"Ini adalah cerita yang melebih negara-negara di dunia, melebihi sejarah dalam suatu pengertian. Ini adalah kisah yang kau dengar dari para pekerja yang tereksploitasi dimanapun di seluruh dunia," kata Frank Watson. "Bagaimana kita memperlakukan para pekerja kita? Bagaimana kita memperlakukan orang-orang yang merantau demi sebuah kehidupan yang lebih baik? Setiap manusia layak untuk dikenang."


Thursday, August 19, 2010

Hantu Pengendara Motor Lemon Tree Passage, Australia

Urban legend berkembang di kalangan anak muda Australia tentang hantu pengendara motor di lintasan Lemon Tree. Dikatakan jika kita berkendara dengan kecepatan 111mph, sebuah cahaya mirip lampu sepeda motor akan muncul di belakang kendaraan kita seperti mengejar, mencoba menyuruh kita untuk melambat.


Dikatakan jika seorang pengemudi yang berkualifikasi yang disebut sebagai "P Plates" di Newcastle, New South Wales, dan mencapai kecepatan yang disebutkan di jalanan Lemon Tree dapat memanggil arwah seorang pengendara motor berusia 20 tahun yang terbunuh dalam sebuah kecelakaan di jalan itu pada November 2007.

Namun sebenarnya yang lebih dicemaskan adalah keselamatan para pemuda yang mencoba melewati jalan itu dengan kecepatan tinggi untuk membuktikan fenomena gaib itu, dan mengabadikannya lewat video.