.:[Double Click To][Close]:.
Showing posts with label unik. Show all posts
Showing posts with label unik. Show all posts

Wednesday, July 27, 2011

Kibot: Robot Pengasuh Yang Cerdas

Sebuah perusahaan telekomunikasi di Korea, KT Corporation, menciptakan sebuah robot bernama Kibot. Robot ini mampu membaca, menyanyi bahkan bicara kepada anak-anak dalam beberapa bahasa.

Kibot adalah robot setinggi 12 inci yang berbentuk seperti mainan kera. Meski penampilannya sekilas seperti mainan biasa, namun robot canggih ini telah dilengkapi kamera dan wi-fi. Kibot dijual seharga sekitar Rp4juta.

Komunikasi berjalan melalui kartu flash, namun fiturnya yang paling menakjubkan adalah ia mampu membuat ibu terhubung dengan anak-anaknya sepanjang waktu.


Melalui telepon, ibu yang berada di tempat kerja bisa menyuruh robot untuk mencari anak-anaknya di rumah. Fungsi videophone mempermudah orangtua mengarahkan anak-anaknya yang masih balita untuk melakukan berbagai hal.

"Kami percaya penjaga bayi, tapi terkadang lebih mudah untuk memiliki seseorang atau sesuatu yang bisa memonitor bayi-bayiku... Kami sudah mencoba semua mainan edukasi interaktif, tapi yang satu ini benar-benar mendukung interaksi baik dalam bahasa Korea maupun Inggris," seorang ibu berkata kepada ABC News.

Kibot adalah teman bermain yang sempurna sebab ia tak pernah lelah mendorong anak-anak untuk bermain dan menjelajah. Kibot juga bermanfaat dalam mengajarkan anak-anak berbahasa Inggris di usia dini. Sebagaimana tren yang sedang berkembang di sekolah-sekolah swasta di Korea yang mengharuskan anak-anak bisa berbicara dalam Bahasa Inggris.

Saat Kibot ditinggal sendirian, ia akan bergerak ke sekeliling rumah mencari anak kecil untuk diajak bermain. Robot ini adalah teman bermain yang sangat penuntut sebab ia tidak diprogram untuk menjawab tidak dalam bahasa apapun.

Hampir semua rumah di Korea Selatan memiliki akses Internet broadband, yang memposisikan Korsel dalam puncak daftar negara di dunia yang paling sering terhubung secara online.

Monday, July 11, 2011

Aquarium Es Di Jepang

Kori no Suizokukan atau "aquarium es" berlokasi di Kesennuma di timur laut Jepang, dan memiliki setidaknya 450 spesimen yang beku dalam es. Bermandikan cahaya biru, spesimen-spesimennya termasuk 80 spesies laut yang berbeda-beda, yang langsung dibekukan begitu diangkat dari pelabuhan Kesennuma di Samudera Pasifik.





Suhu di dalam mencapai -15 derajat Celcius, sehingga pengunjung butuh mengenakan pakaian tebal saat mengunjungi aquarium yang unik ini.

Saturday, July 9, 2011

Foto-Foto Butiran Pasir Yang Menakjubkan

Diamati dalam ukuran 250 kali ukuran sebenarnya, butiran-butiran halus pasir ini nampak indah dan menakjubkan dengan struktur dan warna-warni yang unik.

Profesor Gary Greenberg memiliki gelar PhD dalam penelitian biomedikal dari University College London: "Sangat menakjubkan memikirkan saat Anda berjalan di pantai Anda berdiri diatas harta-harta karun mungil ini. Setiap kali aku melihat melalui mikroskopku aku sangat takjub oleh kompleksitas dan indvidualitas yang tercipta oleh kombinasi alam dan pukulan ombak di pantai."


Profesor Greenberg, yang meneliti ratusan batu-batu halus ini dengan jarum akupuntur untuk menemukan dan memilih spesimen-spesimen yang paling sempurna, kemudian menggunakan teknik yang sangat sulit untuk membuat gambar-gambar ini. Ia menghabiskan lima tahun berkeliling dunia untuk mencari butiran pasir yang menakjubkan seperti foto-foto ini.



Ia berkata, "Fotografi close up yang ekstrim biasanya memberikan kedalaman yang sangat sedikit dari bidang obyek sehingga aku harus mengembangkan sebuah proses baru untuk membuat foto-foto yang aku inginkan. Aku mengambil lusinan gambar dari titik fokus yang berbeda-beda kemudian mengombinasikannya menggunakan software untuk menciptakan gambar-gambarku.

Meskipun foto-foto ini terlihat simpel tiap butir pasirnya membutuhkan waktu berjam-jam untuk difoto dengan cara yang membuatku puas. Pantai paling dekat dengan labku adalah Haiku, Hawaii tapi foto-fotoku menunjukkan pasir dari seluruh dunia dari Jepang hingga Irlandia."

Thursday, July 7, 2011

Mahasiswi Cina Mengumpulkan Celana Dalam Untuk Pameran Seni

Bagi mahasiswi sekaligus seniman Yi Ci, permintaannya akan sumbangan celana dalam bekas di bangunan asrama Hubei Institute of Fine Arts menghasilkan ratusan celana dalam yang disumbangkan padanya demi sebuah karya seni.

Pameran kelulusannya yang diberi judul Privacy, akan segera ditampilkan di Wuhan, pusat provinsi Hubei, Cina.


Yi Ci ingin melakukan sesuatu yang beda untuk mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada sekolah dan pada fakta bahwa dia akan lulus. Dia mengeposkan catatan yang meminta mahasiswa lainnya untuk membantu mengumpulkan celana dalam untuk proyek seninya.

"Yi Ci, mahasiswi melukis, mengumpulkan celana dalam bekas seperti apapun untuk karya pameran kelulusan. Semoga kalian bisa menyumbangkan celana dalam kalian di kotak di kamar mandi umum. Tindakan baik hati kalian akan menghasilkan karya seni yang hebat. Silahkan bergabung," isi pesannya.

Pameran Privacy adalah visi seorang wanita tentang sesuatu yang kebanyakan dari kita mungkin tidak pahami tapi harus dihargai.

Celana dalam menutup apa yang ada di dalam. Dan Privacy menyorot kebenaran tersebut. Yang pasti, makna sebenarnya dari koleksi yang unik ini hanya diketahui oleh senimannya sendiri.

Wednesday, July 6, 2011

Sense-Roid: Robot Yang Akan Balas Memeluk Anda

Sense-Roid dikembangkan oleh sebuah kelompok peneliti dari Universitas Komunikasi-Elektro dan memenangkan penghargaan umum di IVRC 2010.


Menggunakan motor vibrasi, sensor taktil dan otot artifisial, alat ini akan membalas pelukan Anda dengan "pelukan virtual".


Jaket yang dipasangi sensor tekanan dikenakan pada manekin tak bertangan. Saat Anda memeluknya, otot-otot buatan pada jaket yang Anda kenakan akan berkontraksi. Semakin kuat Anda memeluk maka semakin kuat pula pelukan Sense-Roid.

Sunday, June 26, 2011

Peringati Hari Jules Verne, Gajah Mekanik Masuk London

Ini adalah penemuan nyentrik sekaligus mengagumkan Francois Delaroziere yang diminta untuk membuatnya untuk perayaan memperingati hari kematian Jules Verne, penulis cerita klasik A Journey To The Center of The Earth pada Februari lalu.


Gajah purba mekanik ini membutuhkan sedikitnya duapuluh orang untuk mengendarainya dengan pengungkit hidrolik dan tombol-tombol untuk mengendalikan sang mammoth.


Uniknya, ia juga bisa menyemprotkan air dari belalainya, layaknya gajah sungguhan.






Saturday, June 25, 2011

Ecci, Robot Pertama Di Dunia Yang Memiliki Otot Dan 'Belajar Dari Kesalahan'

Ecci adalah robot pertama yang memiliki jaringan otot dan tendon, serta kerangka yang membantunya bergerak layaknya manusia. Semuanya terbuat dari bahan plastik yang dikembangkan secara khusus.

Ia juga memiliki otak yang mampu mengoreksi kesalahan-kesalahannya.


Dikembangkan oleh sebuah tim ilmuwan di Universitas Zurich, Ecci adalah singkatan dari Eccerobot. Ecce adalah kata Latin untuk Behold ("lihatlah [betapa bagusnya]").


Robot ini menggunakan serial motor elektrik untuk menggerakkan kumpulan tendon yang saling terhubung. Sebuah komputer ditempatkan di otaknya sehingga ia mampu belajar dari kesalahan-kesalahannya.

Misalnya, jika gerakan yang ia buat membuat dirinya tersandung atau menjatuhkan suatu barang, maka informasi tersebut tersimpan dan dianalisa di otaknya untuk menghindari ia mengulangi kesalahan yang sama.

Para ilmuwan berharap robot ini dapat mengawali generasi baru robot-robot yang dapat digunakan sebagai organ tubuh buatan di masa depan.

Rolf Pfeifer, direktur laboratorium untuk kecerdasan buatan di Universitas tersebut mengatakan, "Ini membuka banyak kesempatan namun secara khusus ini akan membantu kita memahami lebih baik bagaimana rumitnya saat tubuh manusia menggerakkan barang-barang. Jika kita dapat membuat tangan robot seperti tangan manusia maka itu membuka semua jenis kemungkinan bagi organ tubuh buatan. Itu juga berarti sebuah robot yang bergerak seperti manusia dapat mengatasi beberapa pekerjaan yang membutuhkan tangan manusia."

Para ilmuwan telah mengerjakan proyek jutaan pound ini selama tiga tahun dengan dana yang disediakan secara terpisah oleh perusahaan swasta dan juga dua juta euro dari dana EU.

Saat ini tim tengah berencana menghadirkan versi lengkap Ecci dalam jangka dua bulan kedepan.

Tuesday, June 21, 2011

Anjing Yang Suka Menyapu Jalanan

Jika anjing di rumah Anda suka menggonggong dan berlarian mengikuti Anda dan anak Anda meminta bermain atau makan, anjing istimewa ini sangat suka bersih-bersih.


Saat pemiliknya Xu Ming sedang keluar rumah, anjing ini akan membersihkan jalanan Changchun di provinsi Jilin, Cina.

"Dia sangat pintar dan jinak. Aku memutuskan untuk menggunakan sebagian waktu luangku untuk melatihnya melakukan sesuatu yang istimewa... Yang mengejutkanku, ternyata dia sangat suka menyapu, maka aku memberinya sebuah sapu kecil yang dia bawa kemana-mana," kata Xu, pemiliknya yang bangga.

Monday, June 20, 2011

14 Sekolah Ramah Lingkungan

Inilah 14 sekolah ramah lingkungan yang ada di seluruh dunia.

1. Manassas Park Elementary School, Virginia



Disebut oleh AIA (American Institute of Architects) sebagai salah satu sekolah paling ramah lingkungan Amerika, Manassas Park elemntary di Manassas Park, Virginia, firma asrsitektur VMDO merancang bangunan 140,000 kaki bujur sangkar ini dengan lingkungan berekosistem, menyediakan pemandangan kebun dan hutan dan termasuk sejumlah ruang belajar outdoor.

Sekolah yang menerima status Dolf LEED dari Dewan Bangunan Ramah Lingkungan AS ini memiliki waduk yang menampung 79,000 galon air hujan, sebuah sistem cahaya matahari, energi panas geotermal dan sistem otomatis yang memprediksi cuaca.

Murid-murid boleh berpindah antara ruang ke ruangan lainnya tanpa diawasi, belajar diatas sofa-sofa nyaman.

2. Sekolah Hijau, Bali, Indonesia


Duduk di kafe udara terbuka dalam bangunan yang terbuat dari bambu di Bali, minum smoothie yang terbuat dari tebu yang tumbuh di tempat yang sama, makan kudapan yang dikemas dengan pincuk daun pisang sambil mendengarkan suara-suara alam.

Terdengar seperti di surga, tapi bagi anak-anak di tempat ini, ini hanyalah seperti hari-hari biasa mereka bersekolah.

Sekolah Hijau dibuka pada tahun 2008 dan merupakan struktur dari bambu terbesar di dunia. Semua yang ada disini terbuat dari bambu. Anak-anak memakan makanan yang mereka tumbuhkan sendiri dan setiap segi dari pendidikan ditanamkan dengan kebertahanan, kreativitas dan interaksi fisik dengan alam.

Bambu digunakan untuk mengajari murid-murid tentang efeknya pada lingkungan. Mereka menanam tunas-tunas pohon bambu baru untuk mengganti jejak karbon pohon yang mati.

3. Sidewell Friends Middle School, Washington D.C.


Ini adalah sekolah puterinya Obama, Malia. Sidewell Friends Middle School tak diragukan lagi adalah sekolah eksklusif dan memiliki standar pendidikan yang tinggi.

Bangunan sekolah menengah ini adalah salah satu sekolah gabungan paling ramah lingkungan di Amerika, dengan tanah basah yang dibangun untuk saluran pembuangan sekolah, lanskap yang efisien air, panel-panel surya dan desain solar pasif.

Bangunan ini dibangun dengan materi lokal dan regional dan juga materi daur ulang dan kayu bersertifikat Forest Stewardship Council.

Ada banyak cahaya masuk dan ventilasi alami membantu mengurangi biaya yang dikeluarkan, dan atap ramah lingkungan dan membuang polutan dari air hujan dan menyediakan ekosistem mini untuk alam liar. Sekolah ini termasuk sepuluh teratas dalam proyek ramah lingkungan AIA dan mendapatkan Platinum LEED.

4. Martinet Primary School, Barcelona, Spanyol


Sekolah Dasar Martinet di barcelona ini memiliki penampilan yang tidak biasa seperti sarang madu lebah multiwarna. Bagian depan bangunannya berfungsi sebagai pelindung matahari sehingga bangunan selalu terasa sejuk. Sisi baratnya menghadap tiga gerombolan pohon-pohon rindang dan sisi timurnya dicat dengan warna-warna musim gugur.

5. Hawaii Preparatory Academy, Hawaii


Di sekolah persiapan di Hawaii ini adalah sebuah struktur yang disebut Energy Lab tak hanya ramah lingkungan, ia juga merupakan bangunan tempat tinggal bersertifikat. Menerima LEED Platinum dan menerapkan standar tinggi termasuk menggunakan bahan-bahan logam atau beton dalam jarak 1,000 mil dari gedung dan kayu 3,000 mil. Sekolah berluas 6,122 kaki bujur sangkar ini memiliki area kelas didalam dan diluar ruangan, ruangan proyeksi dan konferensi serta workshop seluas 216 hektar.

6. Sekolah Jembatan, Cina


Menjadi salah satu dari lima pemenang Penghargaan Aga Khan pada 2010 untuk kategori Arsitektur, Sekolah Jembatan di Xiashi, Cina ini berlokasi desa pedalaman yang tak hanya memberikan tempat belajar tetapi juga sebuah tempat kumpul-kumpul bagi warga dan sekaligus sarana untuk menyeberangi sungai di kota itu. Sekolah dua ruangan ini didesain oleh Li xiaodong terbuat dari jembatan bambu yang menghubungkan dua toulou (semacam istana melingkar yang terbuat dari tanah) bersejarah. Pintu dari bambu horizontalnya membiarkan udara masuk jika cuaca memungkinkan, dan ujung utara sekolah ini bahkan berfungsi sebagai panggung untuk penampilan anak-anak ataupun proyek komunitas lainnya ketika sekolah sedang tidak digunakan.

7. Sekolah Kejuruan Sra Pou, Kamboja


Bangunannya terbuat dari bata merah yang dibuat dari tanah lokal dan jendela buatan tangannya yang berwarna-warni dapat dibuka-tutup untuk membiarkan cahaya masuk dan sebagai ventilasi. Sekolah ini terkesan ceria dan menyenangkan yang dibangun seluruhnya oleh tukang-tukang setempat yang dilatih selama pengerjaannya.

8. Green Mountain College, Poultney, Vermont


Kampus seni liberal ini menekankan pada ketahanan lingkungan dan elemen esensial mata pelajaran dalam studinya. Menggunakan listri yang dihasilkan dari mengekstrasi gas metana dari kotoran hewan di peternakan-peternakan di Vermont dan menanam sendiri tanaman-tanaman organik.

9. Michael J. Homer Science and Student Life Center, Atherton, California


The Michael J. Homer Science and Student Life Center in Atherton, California was the first school to obtain LEED Platinum certification under the LEED for Schools program. Part of Sacred Heart Schools, a Roman Catholic School for students in preschool through twelfth grade, this school uses 69% less energy than a typical school the same size. A living roof, a 40 kilowatt solar photovoltaic system, 73 skylights, water-efficient fixtures and drought-resistant native plantings are among the school’s notable green features. It also feeds students organic fruits and vegetables grown in an on-site garden.

Sekolah ini adalah yang pertama kali mendapatkan sertifikasi LEED Platinum dibawah program sekolah LEED. Sekolah ini menggunakan 69% lebih sedikit energi daripada sekolah tipikal dengan ukuran yang sama. Atap yang hidup, sistem surya 40 kilowatt, 73 selasar, perlengkapan efisien air dan tanaman-tanaman alami tahan kekeringan merupakan fitur-fitur menakjubkan sekolah ramah lingkungan ini. Sekolah juga memberikan buah dan sayuran organik yang ditanam di kebun sekolah untuk makanan bagi murid-muridnya.

10. Akademi Arsitektur Universitas Umeå, Swedia


Akademi ini memiliki struktur kayu dalam jumlah besar yang didesain dengan uniknya. Jendela-jendelanya diposisikan secara strategis untuk membiarkan banyak cahaya matahari memasuki bangunan. Sistem HVAC yang terintegrasi dan kesuluruhan efisiensi energinya, membantu meminimalisir penggunaan listrik hingga 50% dan udara segar diambil dari bawah lantai yang bersirkulasi melalui interiornya menggunakan pipa-pipa berpori.

11. Sekolah Percontohan Ekologis Maosi, Cina






Sekolah ini membuktikan bahwa sekolah ramah lingkungan dapat dibangun di area terpencil dengan nada terbatas. Dibangun sebagai eksperimen oleh Universitas Cina di Hong Kong, sekolah satu lantai dan memiliki 10 ruangan kelas ini dibuat dari bata tanah lumpur sebagai penyerap panas dengan gaya arsitektur lokal. Material lokal lainnya seperti puing-puing, jerami dan alang-alang juga digunakan sebagai atap daur ulang yang diambil dari sekitar desa. Sekolah ini memenangkan Penghargaan Desain untuk Asia karena meningkatkan taraf hidup.

12. Sekolah Jurnalisme ASU Walter Cronkite, Phoenix, Arizona


Sekolah yang mendapatkan sertifikasi LEED Silver ini unggul karena perlindungan cerdasnya dari matahari gurun dan juga panel metal warna-warninya yang disusun dalam pola yang terinspirasi oleh U.S. Radio Spectrum. Fasilitas pendidikan enam lantai ini memiliki kaca gelap anti mahatari pada keempat sisinya dan juga sebuah teras depan tiga lantai untuk menjaga agar matahari tidak membuat bangunannya panas.

13. Howe Dell Primary School, Hatfield, U.K.


SD Howe Dell di Hatfield, Inggris ini bisa jadi adalah bangunan paling ramah lingkungan di Kerajaan Inggris. Howe Dell dilengkapi dengan atap hijau yang ditanami sedum, toilet yang menggunakan air hujan, meja-meja yang terbuat dari pipa ledeng, air panas yang menggunakan panas matahari dan listrik serta meja kantor yang atasnya terbuat dari mangkuk-mangkuk yogurt daur ulang.

Murid-murid sekolah ini memiliki kelompok khusus bernama Eco Squad yang mempromosikan ketahanan lingkungan di kampus. Selain itu sekolah ini adalah yang pertama di dunia yang memiliki sistem Transfer Panas Antarmusim yang dibangun dibawah taman bermain sekolah. Sistem ini mengambil panas matahari dan menyimpannya di bawah tanah lalu melepaskannya selama musim dingin.

14. Sekolah Seni, Desain dan Media di Universitas Teknologi Nanyang, Singapura


Bangunan berlantai lima ini mengaburkan batas antara area organik dan lingkungan buatan. Atapnya yang ditumbuhi rerumputan hijau menutupi bangunannya, menciptakan ruang terbuka untuk berkumpul dan bersantai. Bangunan ini diarahkan menghadap utara dan selatan untuk mengurangi terkena panas matahari.

Thursday, June 16, 2011

Penderita Fobia Keringat Berhasil Menurunkan 60 Kilogram Berat Badan

Seorang resepsionis di sebuah bank berhasil menurunkan hampir 60 kilogram berat badannya setelah mengatasi fobia anehnya, yaitu fobia pada keringat!

Tracey Stone, 35 tahun, berjalan kurang dari tiga mil per tahun dan sangat takut berolahraga karena fobia anehnya itu.


Ketakutannya pada keringat ia dapatkan sejak masih kecil. Sejak itu berat badannya terus meningkat dan ia menjadi semakin tidak percaya diri.

Paling banyak, per hari ia mengonsumsi 5,000 kalori dan menambah 120,7 kilogram berat badannya. Namun pada tahun 2010 Tracey berhasilmengatasi fobianya berkat hipnoterapi. Dulunya ia memakai pakaian ukuran 24 tapi sekarang ia memakai ukuran 18 hingga 12.

Tracey, yang tinggal di Bristol, Inggris, sekarang memiliki berat badan kurang dari 70 kilogram dan mampu mengontrol berat badannya melalui olahraga dan berbagai alat bantu pelangsing tubuh.

Ia berujar, "Aku dulu memiliki ketakutan pada keringat yang berlebih sejak masih sekolah. Sampai-sampai aku enggan berjalan karena takut berkeringat. Aku ketakutan saat memikrikan pergi ke gym.

Tapi sekarang aku merasa lebih bahagia dan lebih sehat setelah akhirnya dapat mengatasi fobia yang menghantuiku selama ini."

Fobia pada keringat yang berlebih disebut hypothermosis dan menghinggapi satu dari 200,000 orang di Inggris. Ini dihubungkan pada kecemasan sosial, dan sering dipasangkan dengan wajah merona yang tidak dapat dikendalikan serta serangan panik.

Seperti banyak penderita, Tracey tidak dapat menjelaskan mengapa dan kapan fobia itu muncul. Selama lebih dari sepuluh tahun, dia lebih banyak berkendara kemana-mana dan hanya berjalan tiga mil dalam satu tahun.

"Saat malam hari aku naik taksi dari pintu depanku ke pub atau bar, dan aku menghabiskan sepanjang malam di satu tempat untuk meyakinkan aku tidak harus berjalan."

Pada usia 28 tahun, berat badannya sudah mencapai 114 kilogram.

Namun kini ia sudah mengatasi fobianya itu setelah menemui konselor lokal dan ahli hipnotis. Dia menghabiskan total enam jam di kursi, dan sekarang ia percaya dia hampir sembuh secara keseluruhan.

Meskipun belum siap pergi ke gym, dia mulai berjalan 2,3 mil dari rumahnya ke tempat kerja setiap hari.

Ia juga mengonsumsi obat pelangsing untuk mengontrol berat badannya.

"Usahaku masih panjang, tapi aku sudah merasa lebih baik dari sebelumnya," ujarnya.

Wednesday, June 15, 2011

Diwheel: Kendaraan Futuristik Bertenaga Listrik

Sebuah tim mahasiswa di Universitas Adelaide, Australia menciptakan sebuah kendaraan bergaya futuristik dimana pengendaranya duduk diantara dua roda besar bernama Diwheel.


Bingkai dalamnya menahan pengendara yang terikat aman oleh harness balap. Sebuah joystick berfungsi untuk mengendalikannya dan berkendara hingga kecepatan 25mph.

Dikenal juga dengan nama EDWARD, singkatan dari Electric Diwheel With Active Rotation Damping, motor listrik bercat kuning cerah ini selesai didesain pada 2009 dan sistem kendali dan serta elektroniknya dikembangkan pada 2010.


Pengendara dapat mengunci bingkai dalamnya menggunakan rem tangan untuk dapat berputar 360 derajat mengikuti putaran roda yang disebut 'gerbiling' atau melepaskan kuncinya untuk berkendara secara biasa dan mulus.

Namun demikian tetap saja pengendara dapat berayun ke depan dan ke belakang ketika bergerak dan mengerem saat kunci bingkai dalamnya dilepas. Ini yang membuat kendaraan ini kurang cocok untuk kendaraan sehari-hari dan jalanan yang tidak rata.


Jack Parsons, salah satu mahasiswa yang mengerjakan proyek ini mengatakan, "Edward tidak hanya hebat tapi juga ramah lingkungan. Ia bertanaga listrik, dan menggunakan rem daur ulang, sehingga energinya kembali saat melambat."

Batere asam yang digunakan memberikan sekitar 1 jam berkendara termasuk berbelok dan berpitar, meskipun akan bertahan lebih lama jika digunakan lebih pelan.

Diwheel hanya dapat mendaki sudut 12 derajat. Karena itu sangat disarankan untuk menghindari permukaan berbukit saat menggunakan kendaraan ini.

Josh Hodgkiss, Balita 3 Tahun Yang Tidak Dapat Merasakan Sakit

Bocah berusia 3 tahun, Josh Hodgkiss sering melukai dirinya sendiri karena ia tidak dapat merasakan sakit. Balita berambut pirang itu menggigit setengah lidahnya, membuat matanya memar dan bahkan mencabut kukunya sendiri karena ia tidak menyadari saat dia menyakiti dirinya sendiri.

Josh terlahir dengan kelainan genetik yang disebut Sindrom Smith-Magenis, yang juga berarti ia tidak memiliki konsep tentang bahaya dan ia bangun saat semua orang tertidur sebab hormon tidurnya terbalik dari orang lain.

Orangtuanya, Mark dan Stephanie Hodgkiss, dari Telford, Shropshire, telah menghabiskan banyak uang mengadaptasi rumah mereka untuk menyokong perilaku istimewa Josh, termasuk memasang lampu sensor.

Mereka juga mengeluarkan £10,000 atau sekitar hampir Rp50juta untuk merancang dan membangun tenda terpal untuk kamar Josh yang dipersembahkan oleh DPD Telford dan Wrekin supaya ia tidak menyakiti dirinya sendiri.

Stephani, 25 tahun, berkata, "Yang paling buruk dari kondisinya adalah dia tidak merasakan rasa sakit. Itu menakutkan. Aku pernah keluar dari kamar mandi dan melihat darah dimana-mana. Josh telah menyayat setengah lidahnya sendiri tapi dia hanya duduk menonton televisi.

Kami punya laci kayu di ruang keluarga dan aku pernah melihatnya memanjat, jatuh lalu bangkit lagi seolah tidak terjadi apa-apa.

Dia menggigit tangannya sendiri dan mencabut kukunya hingga lepas."

Kondisi ini juga mengubah Josh yang pendiam dan menyenangkan menjadi kasar terhadap orang-orang di sekitarnya, termasuk orangtuanya, kakak-kakanya Ellie, 5 tahun dan Tyler, 9 tahun.


Stephanie melanjutkan, "Dia mematahkan hidungku. Dia duduk di pangkuanku dan kepalanya terbalik ke belakang begitu saja.

Ellie adalah korban yang paling parah. Josh menarik rambutnya dan mencoba menyundul kepalanya.

Josh sangat kuat. Dia bahkan punya perut six-pack.

Dia suka menjerit dan menendang. Kedengarannya memang buruk tapi kadang aku tidak bisa tahan dengan itu. Ini sangat sulit. Aku rasa orang tidak mengerti betapa seriusnya kondisinya. Kami sering dipandang negatif.

Aku tidak bisa membawanya keluar rumah sendirian."

Mark, 27 tahun, sang ayah yang juga seorang pengangkat beban mengatakan, "Dia seperti Jekyll and Hyde.

Dia bisa sangat menyenangkan dan mendatangimu lalu memberikan ciuman tapi kemudian dia bisa berubah mengerikan.

Josh membuat matanya sendiri memar karena tidak bisa merasakan sakit
Waktu itu kami di gudang bermain dan dia membuatku menggigit lidahku. Darah keluar dari mulutku dan aku tidak tahu apa yang harus kulakukan.

Kami menolak menyerah karena tidak ada lagi yang bisa mengatasi kebutuhannya.

Kami belum pernah berlibur sejak Josh didiagnosa.

Salah satu dari kami harus berada di rumah bersamanya dan itu membuat kami sesal karena tidak dapat pergi keluar sebagai satu keluarga. Kami tidak bisa memberikan perhatian yang kami inginkan kepada anak-anak kami yang lain."

Saat menunggu tenda SafeSpaces berwarna biru itu dibuat, pasangan yang putus asa itu terpaksa membiarkan Josh tidur di pelbet yang dipaku di lantai dan dilapisi dengan plastik gelembung.

SafeSpaces didesain untuk menciptakan sebuah lingkungan yang aman bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus.

Stephanie berkata sangat lega mengetahui Josh, yang bersekolah di sekolah khusus, memiliki tempat yang aman untuk bermain.

Ia berkata, "Saat aku beres-beres di pagi hari, aku bisa meninggalkannya di kamarnya. Dia suka bermain disana."

Josh didagnosa dengan Sindrom Smith-Magenis saat ia masih balita. Sindrom ini menghinggapi satu dari 25,000 anak.

Ketika Josh lahir, orangtuanya dituduh memberi terlalu banyak makanan padanya sehingga ia memiliki sembelit atau konstipasi kronis saat dalam kandungan.

Stephani mengatakan, "Kami diberitahu untuk tidak mencaritahu kondisinya di Internet tapi kami melakukannya. Ternyata banyak berita negatif tentang anak-anak yang mematahkan lengan orangtua mereka atau menyakiti dirinya sendiri.

Aku menyembunyikan kondisinya bagi diriku sendiri selama bertahun-tahun tapi kemudian aku mencari di Facebook dan menemukan para orangtua dengan anak-anak seperti Josh.

Dia sangat baik di sekolah dan sangat bagus dalam olahraga. Dia baru mempelajari rolling kedepan.

Dia bisa bermain dengan trampolinnya selama berjam-jam atau menonton film-film DIsney favoritnya. Josh mungkin tidak akan bicara sampai dia usia 6 tahun tapi dia bisa mengucapkan mum dan dad."

Goy: Kambing Transgender Yang Menghasilkan Susu ASI

Jika Cina mencoba menghasilkan ASI dari sapi, ahli genetika di Australia sengaja menciptakan kambing transgender agar menghasilkan susu seperti manusia.

Kambing-kambing yang terlahir adalah kambing betina dalam tubuh kambing jantan, lengkap dengan anatomi tubuh pejantan.

Perusahaan yang memprakrasai hal tersebut ingin mengetahui apakah susu yang dihasilkan memiliki protein yang sama dengan susu yang dihasilkan manusia, dengan niat suatu hari dapat menjualnya.

Kambing-kambing itu disebut 'goys' sebagai hasil kombinasi 'girl' dan 'boy' dan 15 ekor telah berhasil dilahirkan di fasilitas penelitian di New Zealand.

Kritik langsung melayang atas tindakan ini dan meminta agar program pengembangbiakan ini dihentikan. Mereka menyebut para ilmuwan 'bermain menjadi Tuhan'.

Mereka juga ditanya sola bahayanya jika kambing-kambing itu lepas dan DNA mereka tersebar ke kolam gen yang lebih luas.

AgResearch mengatakan 75% kambing yang lahir di fasilitas di Hamilton adalah trasgender. Semua pejantannya telah disterilkan untuk tidak dapat berkembang-biak.

Total ada 15 ekor 'goy' dan salah satunya sejauh ini telah memproduksi susu pada usia enam bulan.

Steffan Browning, seorang pejabat dari Departemen Kesehatan dan Pertanahan New Zealand yang baru-baru ini mengunjungi fasilitas tersebut, mengatakan ia ingin menutup program itu secepatnya karena ia mempertimbangkan resiko kontaminasi dengan kambing-kambing normal.

Namun Dr Jimmy Suttie, jendral manajer biosains terapan AgResearch menegaskan, "Kami sangat serius dalam memahami etika memperlakukan hewan di AgResearch. Semua eksperimen yang kami lakukan diawasi oleh dokter hewan dan komite etika hewan, dan mereka sama sekali tidak khawatir terhadap apa yang kami lakukan."

Saturday, June 11, 2011

Wanita Yang Berjalan Tanpa Atasan



Wanita ini segera disebut dengan nama "Topless Bowery Woman - Wanita Tanpa Atasan Jl.Bowery" setelah ia berjalan tanpa atasan pada hari Senin dan muncul keesokan harinya di media-media.

Ia terlihat pertama kali di jalan Bowery oleh Matt Kosoy, berjalan dengan cepat membawa sebuah tas tangan di bahu. Kemudian ia terlihat di jalan 5th dan 69th dekat Central Park sebelum akhirnya dihentikan oleh polisi dan dikenai denda.


Namun menurut hukum Amerika, adalah sah bagi wanita berjalan tanpa atasan di jalanan New York. Pada tahun 1992, Ramona Santorelli dan Mary Lou Schloss dan lima wanita lainnya berhasil menantang hukum yang mencoba menahan mereka karena melakukan hal yang sama.

Komisioner Deputi Informasi Publik New York, Paul Browne mengatakan, "Pengadilan tertinggi negara sudah lama mencanangkan bahwa wanita memiliki hak yang sama dengan pria untuk muncul tanpa atasan di depan publik."

Wednesday, June 8, 2011

Zhang Xiufang: Tukang Sapu Jalanan Yang Mendadak Jadi Selebriti

Zhang Xiufang, penyapu jalanan di distrik Chaoyang, Beijing menjadi pusat perhatian pengguna jalanan setelah seorang pria merekam aksi uniknya menggunakan iPhone dan mengunggahnya ke situs YouTube.

Selain membersihkan jalan, ternyata ia juga menggunakan sapunya untuk melakukan gerakan-gerakan bak pesilat tanpa terlihat kesulitan.


Wanita berbakat ini mengatakan pada wartawan dia terpaksa bekerja menjadi penyapu jalanan sejak suaminya sakit keras dan tidak dapat bekerja. Maka dia lah yang menjadi tulang punggung keluarga dan untuk membiayai sekolah puteri mereka.

Keahliannya yang menakjubkan itu bukan datang begitu saja.

"Sebelumnya aku biasa melakukan Taichi menggunakan tubuhku dan sebuah pedang, dan aku merindukan itu karena pekerjaanku sekarang harus dimulai dari jam 5 pagi sampai selesai jam 4 sore. Tapi kemudian suatu hari aku mengayunkan sapuku dan itu mengingatkanku pada hobi lamaku dan kemudian aku mulai berlatih lagi di tempat kerja," ungkap Zhang.

Sejak videonya menjadi terkenal Zhang kemudian diundang ke acara televisi di Nanjing, pusat kota dari provinsi Jiangsu.

Rekan-rekan kerjanya sesama penyapu jalanan sangat kagum pada kemampuannya dan memintanya mengajari mereka. Dia setuju mengajari mereka sedikit triknya, plus ditonton warga se-kota yang melintas.

Saturday, June 4, 2011

Profesi Unik: Seniman Sketsa Persidangan

Dalam banyak kasus di AS, UK dan kanada, kamera tidak diijinkan masuk ke ruang sidang. Khususnya kasus-kasus high profile dimana kehadiran wartawan bisa mengganggu jalannya persidangan. Meskipun sebagian mengijinkan kamera yang disembunyikan dibalik sebuah selimut.

Namun itu tidak berlaku bagi seniman sketsa. Meski demikian kadang mereka tidak diijinkan untuk menggambar selama persidangan berlangsung, tapi setelahnya.

Sebelum 1950an, kamera umum diperbolehkan masuk ke ruang sidang. Namun perlahan kamera dilarang sebab banyak terdakwa yang dijatuhi hukuman oleh sidang dengan alasan atmosfer yang diakibatkan keberadaan media menjurus pada pengadilan yang tidak adil. Pada 1960an, hanya Texas dan Colorado yang masih memperbolehkan kamera masuk ke ruang sidang, namun kejadian serupa membuat keduanya kemudian ikut mem-ban kamera di ruang sidang.

Sekarang ketika kamera semakin kecil dan tidak berisik, mereka kembali masuk ke ruang sidang dan sejumlah negara sudah memperbolehkan kembali penggunaan kamera.

Pekerjaan seniman sketsa persidangan sebenarnya lebih seperti pekerjaan lepas. Penghasilannya tergantung pada siapa mereka bekerja dan seberapa bagus hasil pekerjaan mereka.

Seringkali mereka bisa dapat pekerjaan dengan penghasilan yang lebih besar dari bakatnya yang sudah ada itu.

Misalnya saja Steve Werblun, yang melukis sketsa untuk Philadelphia Daily News sejak 1975, meninggalkan pekerjaannya setelah bekerja 30 tahun dan pindah ke Hollywood dan menjadi seniman storyboard untuk film The Day After Tomorrow, Along Came Polly, dan Dirty Dancing: Havana Nights.

Dana Verkouteren, yang bekerja untuk CNN, ABC, FOX dan channel berita lainnya, bekerja sampingan sebagai ilustrator dan penggambar karikatur.

Nasib gambar-gambar sketsa itu tergantung pada kontrak antara sang seniman dengan media yang membayarnya, termasuk hak-hak penggunaannya. Terkadang mereka juga menjualnya pada jaksa-jaksa atau hakim yang menginginkan kenang-kenangan yang menggambarkan dirinya dalam sketsa itu. Para pengacara yang terlibat dalam kasus penghinaan seksual mantan pelatih New York Knicks, Isiah Thomas pada tahun 2007 dilaporkan membeli banyak sketsa yang dihasilkan dari persidangan itu.

Wednesday, June 1, 2011

Karya Seni Unik Dari Kubis

Seniman wanita Ju Duoqi menciptakan seni rupa yang unik ini untuk proyeknya yang disebut 'Fantasi Kubis Cina'.

Hasilnya adalah sosok-sosok wanita dalam pose-pose sensual dan glamor layaknya model 'sungguhan'.




Ju yang berasal dari Beijing, Cina menggunakan pisau untuk memotong-motong kubis berdasarkan warna dan jenisnya, dan menggunakan tusuk gigi untuk menyusunnya.







Kubis dibiarkan hingga jangka waktu yang berbeda-beda dan kemudian dimasak dengan cara-cara yang berbeda untuk mendapatkan hasil warna dan tekstur yang diinginkan.

Dia mengatakan, "Sayuran yang segar, layu, kering, diacar, direbus atau digoreng - semuanya akan memberikan hasil yang berbeda-beda."